Area Penggunaan Lesitin dalam Tubuh
Sebagian besar struktur membran sel yang mengatur masuk dan keluarnya nutrisi ke dalam sel terdiri dari lesitin. Lesitin adalah salah satu bahan penyusun dasar otak; melindungi tubuh dari pengerasan pembuluh darah dan penyakit kardiovaskular, memperkuat fungsi otak, dan berkontribusi pada energi tubuh. Membantu mengurangi efek penuaan, gangguan sistem kekebalan tubuh, sindrom kelelahan kronis, dan perbaikan sel hati yang rusak akibat alkohol. Lesitin yang termasuk dalam kelompok fosfolipid memungkinkan struktur sel; tubuh manusia dapat memproduksi zat ini sendiri atau memperolehnya dari makanan. Harus dikonsumsi melalui makanan, terutama saat menghadapi stres dan setelah latihan intensif.
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa lesitin menghilangkan timbunan lemak kuning-coklat di kulit, meningkatkan gamma-globulin dalam tubuh, mengurangi kebutuhan insulin pada diabetes, dan merupakan bahan pembantu yang berharga dalam penyakit kulit seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Lesitin, yang merupakan nutrisi otak yang kuat, juga memperlambat penuaan dan menurunkan tekanan darah dengan mengurangi kadar kolesterol. Karena sebagian larut dalam air, ia bertindak sebagai pengemulsi dan digunakan dalam banyak produk makanan, diet, kosmetik, dan farmasi. Jika dikonsumsi bersama makanan atau sebelum makan, ia memastikan lemak yang masuk ke tubuh dihancurkan tanpa disimpan; oleh karena itu juga digunakan untuk tujuan penurunan berat badan.
Kekurangan lesitin dapat menyebabkan pelupa, masalah pencernaan, keengganan terhadap lemak, mual, hipertensi, dan masalah sendi-otot. Ini juga mendukung penyerapan vitamin yang larut dalam lemak (seperti tiamin dan vitamin A). Ini adalah sumber utama kolin (fosfatidilkolin) dan inositol, yang merupakan asam lemak esensial; kolin membantu membakar lemak dalam metabolisme dan berkontribusi pada pembentukan asetilkolin, yang merupakan zat dasar dalam kontrol listrik impuls saraf.
Manfaat
- Melindungi tubuh dari pengerasan pembuluh darah dan penyakit jantung-pembuluh darah; mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah.
- Mencairkan lemak dalam tubuh; memastikan lemak dari makanan digunakan tanpa disimpan dan membantu menurunkan berat badan.
- Membantu fungsi otak bekerja dengan sehat; merupakan nutrisi otak yang kuat.
- Memperbaiki sindrom kelelahan kronis dan sel hati yang rusak.
- Mengurangi efek penuaan; menurunkan kadar kolesterol.
- Mencegah penumpukan lemak pada organ vital dan pembuluh darah.
- Mengurangi kebutuhan insulin pada penderita diabetes.
- Merupakan pembantu yang berharga dalam pengobatan penyakit kulit seperti jerawat, eksim, dan psoriasis.
- Membantu menghilangkan timbunan lemak kuning-coklat di kulit.
- Digunakan dalam kasus kekurangan kolin, batu empedu, kolesterol tinggi, Alzheimer, dan penyakit Huntington.
Sumber Terbaik
Sumber terbaik lesitin adalah kedelai, jagung, kacang tanah, bunga matahari, telur, dan minyak jarak. Namun, bahaya kedelai yang tidak difermentasi diketahui; produk-produk ini menjadi bermasalah dalam hal bahan tambahan karena mengandung GMO (Organisme Hasil Rekayasa Genetik).
Area Penggunaan Lesitin Kedelai E322
- Margarin: Sebagai pengemulsi dan anti percikan.
- Cokelat, karamel, dan lapisan: Mengontrol viskositas, kristalisasi, dan adhesi.
- Produk roti: Kontrol kristalisasi, pelembab, dan agen pelepasan.
- Produk keju: Pengemulsi dan pelepasan.
- Produk daging dan unggas: Agen pencokelatan dan pendispersi fosfat.
- Permen karet: Pelunakan dan pencegahan adhesi.
- Produk instan (bubuk kakao, krimer kopi): Pelembab, pendispersi, dan pengemulsi.
- Penggunaan industri: Digunakan dalam formulasi di industri kosmetik, farmasi, plastik, karet, kaca, keramik, minyak bumi, tekstil, dan kulit.