Umbi-umbian bawah tanah yang dipanen antara bulan Oktober hingga April dan dimakan sebagai sayuran musim dingin, artichoke Yerusalem termasuk dalam keluarga Asteraceae. Tanaman herba abadi yang tahan lama ini berasal dari benua Amerika dan khususnya Kanada, dibawa ke Eropa pada abad ke-17 dan dari sana menyebar ke seluruh dunia.

Tanaman artichoke Yerusalem dapat tumbuh hingga setinggi 1,5-2 meter; mirip dengan bunga matahari, tetapi daun dan bunganya lebih kecil. Bunga kuning yang mekar di musim panas menyerupai bunga aster besar.

Bagian atas tanah tanaman ini diberikan sebagai pakan ternak. Yang penting bagi kita adalah umbi rimpangnya yang beraroma tanah ringan namun rasanya sedikit mirip artichoke. Umbi yang berwarna krem, coklat atau terkadang merah muda-oranye ini, penampilannya mirip kentang tetapi bentuknya tidak serata kentang.

Dari umbi artichoke Yerusalem dapat diperoleh alkohol melalui proses fermentasi. Dalam masakan Turki, hidangan artichoke Yerusalem yang paling disukai adalah yang dimasak dengan minyak zaitun, selain itu artichoke Yerusalem juga ditambahkan ke dalam masakan rebusan musim dingin.

Nilai Gizi

Umbi artichoke Yerusalem sebagian besar mengandung zat yang disebut inulin (tidak boleh disamakan dengan hormon insulin) dan gula buah (glukosa). Oleh karena itu, rasanya manis dan sangat bergizi.

Karena tidak mengandung pati, kalorinya sangat rendah.

100 gr Artichoke YerusalemNilai
Kalsium14 mg
Potasium4 mg
Vitamin A2 mg
Protein2,4
Lemak0,7
Karbohidrat17,4
Serat% 1,6

Manfaat bagi Kesehatan Kita

  • Sering digunakan dalam diet.
  • Meningkatkan produksi ASI.
  • Bersifat diuretik (peluruh kencing).
  • Mempercepat kerja ginjal.
  • Meredakan pembengkakan.
  • Mempengaruhi kantung empedu sehingga meningkatkan aliran cairan empedu.
  • Membantu menurunkan kolesterol.
  • Artichoke Yerusalem adalah salah satu makanan alami yang mengandung inulin.
  • Memberikan kilau dan mempercantik kulit.
  • Diklaim memiliki efek meningkatkan kekuatan seksual.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dan karena tidak meningkatkan gula darah, direkomendasikan sebagai makanan bagi penderita diabetes.