Tanah asalnya adalah benua Afrika. Di negara kami, ia tumbuh liar di wilayah barat daya dan selatan, dan di beberapa tempat juga dibudidayakan sebagai tanaman hias. Ini adalah tanaman tahunan, berair, dan berdaging.
Tepi daunnya yang berbentuk pedang memiliki duri-duri kecil seperti gergaji, dan daunnya meruncing ke arah ujung. Permukaan daun berwarna pucat dan berbintik-bintik terang; mereka tumbuh membentuk roset di atas tanah. Daun terdiri dari dua bagian: kulit luar hijau yang mengandung zat yang disebut antrakuinon, digunakan sebagai pencahar, dan bagian musilago yang disebut gel lidah buaya.
Daun Lidah Buaya Kuning mengandung getah bening yang sedikit beraroma, transparan, seperti jeli; mengeras saat terkena udara tetapi segera larut dalam alkohol. Getah ini mulai teroksidasi saat terkena oksigen; oleh karena itu harus digunakan dalam waktu 5 jam. Jika dibiarkan lebih lama, efek obatnya akan berkurang.
Mengandung vitamin golongan A dan B. Bagian gel mengandung 18 asam amino, 20 mineral, 12 vitamin, serta polisakarida seperti asemannan, glukomannan, manosa-6 fosfat, aloerid yang telah terbukti bersifat imunostimulan; berbagai enzim; alprogen yang telah menunjukkan efek antihistamin; sterol seperti lupeol, beta-sitosterol, dan kampesterol yang dilaporkan efektif terhadap kadar kolesterol darah dan hipertrofi prostat, serta lignin dan salisilat.
Efek Lidah Buaya Kuning (Aloe Vera)
- Pencahar yang kuat.
- Digunakan melawan kulit kering berlebihan selama menopause.
- Digunakan sebagai penyembuh untuk luka dan luka bakar.
- Memiliki sifat koleretik (peluruh empedu).
- Digunakan sebagai pereda nyeri.
- Memberikan kelegaan saat digunakan untuk dermatitis dan eksim.
- Digunakan untuk penyumbatan pembuluh darah jantung.
- Digunakan sebagai pendukung dalam pengobatan prostat.
- Digunakan untuk radang paru-paru.
- Digunakan dalam pengobatan gonore.
- Digunakan untuk polio dan penyakit kuning.
- Digunakan sebagai pelembab untuk kulit kering.
- Digunakan untuk psoriasis dan luka bakar ringan serta sengatan matahari (jangan digunakan untuk luka bakar besar).
- Digunakan secara internal untuk luka lambung.
- Digunakan untuk sakit kepala dan penyakit hati.
- Digunakan sebagai alternatif dalam pengobatan kanker.
- Digunakan secara eksternal untuk kutil, bintik penuaan, dan masalah kulit.
- Saat dioleskan ke rambut dengan cuka, dapat menghentikan kerontokan; bermanfaat sebagai pelembab dan perawatan untuk rambut berketombe, serta untuk ujung rambut bercabang.
Cara Penggunaan
Untuk penggunaan sebagai obat, bentuk tablet harus dipilih; ini diproduksi dengan proses khusus. Penggunaan getah tanaman langsung dapat menimbulkan efek toksik; merek terpercaya harus dipilih. Getah dari daun tanaman segar dapat dioleskan langsung ke kulit karena efek pelembabnya. Meskipun dinyatakan bahwa Aloe vera mengandung vitamin C dan E, vitamin-vitamin ini ditambahkan dalam bentuk tablet selama pemrosesan untuk mengurangi efek toksik.
Efek Samping
Tidak boleh digunakan dalam jumlah banyak karena efek pencaharnya. Penggunaan pada ibu hamil dan anak-anak tidak dianjurkan.