Magnesium menggantikan hormon melatonin. Sampai hari ini, kita telah belajar bahwa hormon melatonin hanya diserap dalam lingkungan gelap selama tidur dan sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perlindungan dari penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa asupan magnesium meningkatkan hormon ini secara signifikan.

Magnesium adalah mineral intraseluler kedua terbanyak dan memainkan peran kritis dalam produksi energi setiap sel. Memungkinkan terjadinya reaksi penghasil energi adalah efek terpenting dari manfaat magnesium. Enzim yang memicu produksi energi bergantung pada magnesium, dan kekurangannya dapat muncul sebagai kekurangan energi kronis. Banyak pasien kelelahan kronis memiliki kadar magnesium rendah dalam sel darah merah mereka, namun suplementasi magnesium tampaknya membantu mengurangi kelelahan kronis dan meningkatkan tingkat energi.

Jantung yang Lebih Sehat

Magnesium mengatur detak jantung, melebarkan pembuluh darah, dan mencegah pembekuan darah serta serangan jantung. Dengan demikian, magnesium penting untuk mempertahankan sistem peredaran darah yang sehat.

Manfaat Lainnya

Magnesium adalah komponen yang sangat penting dalam banyak reaksi kimia dasar di tubuh kita dan juga merupakan elemen penting dari ratusan sistem enzim. Secara ilmiah telah terbukti bahwa magnesium juga baik untuk banyak keluhan termasuk kram, asma, batu ginjal, diabetes, tekanan darah tinggi, migrain dan sakit kepala tegang, ketegangan pramenstruasi, dan osteoporosis.

Kekurangannya Mempengaruhi Seluruh Tubuh

Kekurangan magnesium, yang memiliki fungsi begitu luas dalam tubuh, secara alami adalah kondisi yang mempengaruhi seluruh tubuh. Kelelahan, stres, perubahan suasana hati, kram dan gemetar otot, mual, penurunan konsentrasi mental, insomnia adalah di antara gejala kekurangan.

Hubungan telah dibuat antara asupan magnesium yang tidak memadai dan beberapa penyakit kardiovaskular. Penelitian di berbagai daerah di Swedia menunjukkan bahwa orang yang tinggal di daerah dengan kadar magnesium lebih tinggi dalam air minum memiliki tingkat kematian akibat serangan jantung yang lebih rendah dibandingkan daerah lain.

Asupan magnesium melalui makanan semakin berkurang karena perubahan pola diet dan kebiasaan makan. Meskipun magnesium ditemukan dalam tanaman, jumlah magnesium di dalamnya juga semakin berkurang karena pupuk yang digunakan dan pengolahan tanah.

Sumber Magnesium

Kebutuhan magnesium rata-rata pada pria dan wanita adalah antara 280-350 mg. Meskipun ditemukan dalam banyak makanan, sumber magnesium terbaik adalah semua biji-bijian, kenari, jeruk, anggur, kakao, kentang, daging ayam, roti gandum utuh, hazelnut, almond, barley, kacang tanah, kacang mete, biji labu seperti kacang-kacangan, kurma, ara kering, aprikot kering, kakao, cokelat hitam, aprikot, pisang, alpukat, dan kacang-kacangan kering.

Sumber magnesium terbaik adalah air yang kita minum yang tidak direbus.

Selain itu, sayuran berdaun hijau gelap seperti arugula, bayam, selada, peterseli juga dapat dianggap sebagai sumber magnesium yang baik.

Ikan, daging, dan susu juga mengandung magnesium meskipun sedikit. Kekurangan magnesium terlihat dalam pola makan gaya Barat di mana lebih banyak makanan olahan yang dikonsumsi. Konsumsi teh dan kopi yang berlebihan juga dapat mempercepat penipisan cadangan magnesium. Mengingat sekitar 100 gram almond atau mete mengandung sekitar 270 mg, dan sepotong tipis roti gandum utuh mengandung 30 mg magnesium, memenuhi kebutuhan sama sekali tidak sulit.

Terutama saat Anda sedang stres, menyimpan segenggam almond atau mete di dekat Anda dapat melindungi tubuh Anda dari efek berbahaya stres.

Suplemen Harus Di Bawah Pengawasan Dokter

Pengguna alkohol, mereka yang mengalami stres berat, penderita diabetes, pengguna pil KB, pengguna diuretik jenis yang meningkatkan ekskresi magnesium dapat memperoleh manfaat dari suplementasi magnesium.

Suplemen magnesium dapat membantu mengatur suasana hati dan juga mendukung pengobatan insomnia yang meningkat seiring penuaan.

Ada berbagai bentuk suplemen magnesium yang dijual di pasaran. Suplemen magnesium tidak boleh dikonsumsi bersama makanan karena melemahkan efek asam lambung. Seperti kebanyakan obat dan suplemen makanan, magnesium juga dapat berinteraksi dengan penyerapan beberapa obat dan penggunaannya tidak disarankan pada beberapa penyakit. Oleh karena itu, sebelum melakukan suplementasi magnesium, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda.