Nilai Gizi Asparagus Segar (100g)

  • Kalori: 19 kkal
  • Energi: 79,5 kJ
  • Protein: 2,2 g
  • Karbohidrat: 2 g
  • Lemak: 0,2 g
  • Kolesterol: 0 mg
  • Serat: 1,5 g

Vitamin

  • Vitamin A: 8 µg
  • Vitamin D: 0 µg
  • Vitamin E: 2,1 mg
  • Vitamin K: 40 µg
  • Vitamin B1: 0,1 mg
  • Vitamin B2: 0,1 mg
  • Vitamin B3: 1,4 mg
  • Vitamin B5: 0,6 mg
  • Vitamin B6: 0,1 mg
  • Biotin: 2 µg
  • Vitamin B9 (asam folat): 86 µg
  • Vitamin B12: 0 µg
  • Vitamin C: 21 mg

Mineral

  • Natrium: 4 mg
  • Kalium: 210 mg
  • Kalsium: 22 mg
  • Magnesium: 20 mg
  • Fosfor: 52 mg
  • Besi: 1 mg
  • Seng: 0,5 mg
  • Tembaga: 0,2 mg
  • Mangan: 0,3 mg
  • Yodium: 5 µg

Saya telah membaca tiga buku tentang manfaat asparagus. Salah satunya milik seorang profesor dokter Jerman. Dia menulis bahwa asparagus tidak berbahaya bagi penderita gout, tidak menyebabkan peningkatan asam urat. Ini adalah produk diet yang baik, dia memberikan rekomendasi untuk semua orang. Kadar B3 juga tampaknya tidak tinggi, tetapi karena banyak dikonsumsi di Eropa, penggunanya tidak sependapat. Pakar yang merupakan penulis buku itu menulis, saya selalu memeriksa tes pasien saya. Pengguna tidak setuju dengan pendapat ini. Di negara kami sangat mahal dan tidak dikonsumsi berlebihan. Biarkan penderita gout memutuskan sendiri.

Manfaat Asparagus

Asparagus sangat kaya akan vitamin K, vitamin B (folat), vitamin C, dan vitamin A. Asparagus juga mengandung vitamin B1, B2, B3, dan B6 selain folat. Asparagus merupakan sumber yang baik untuk serat, mangan, tembaga, fosfor, kalium, dan protein.

Asparagus adalah pilihan yang sangat baik bersama dengan hidangan daging, terutama jika Anda memiliki penyakit jantung dan ragu-ragu untuk makan daging, saya sangat menyarankan Anda mengonsumsi keduanya bersama-sama.

Pilihan sempurna untuk penyakit jantung: Folat yang ditemukan dalam jumlah tinggi dalam asparagus sangat penting untuk sistem kardiovaskular yang sehat. Ketika kadar folat rendah, risiko penyakit jantung meningkat secara signifikan. Satu porsi asparagus mengandung 66% dari kebutuhan folat harian. Asparagus juga merupakan sumber kalium yang kaya dan kandungan natriumnya sangat rendah. Profil mineralnya, dikombinasikan dengan asam amino aktif yang dikandungnya, menciptakan efek diuretik.

Harus dipilih untuk artritis, rematik, periode menstruasi: Secara historis, asparagus telah digunakan untuk mengobati pembengkakan seperti artritis dan rematik, dan juga dapat membantu retensi air (edema) yang terkait dengan PMS (sindrom pramenstruasi).

Bermanfaat untuk usus: Asparagus mengandung jenis karbohidrat khusus yang disebut inulin. Karbohidrat ini dicerna oleh bakteri baik yang ditemukan di usus besar. Jika ada cukup inulin dalam makanan kita, perkembangan dan aktivitas bakteri baik ini meningkat, membuat bakteri berbahaya lebih sulit untuk menempel di usus kita.

Wanita hamil dan mereka yang merencanakan kehamilan harus banyak mengonsumsinya: Terutama jika Anda berencana untuk hamil atau berada di tahap awal kehamilan, jangan lewatkan asparagus dari makanan Anda. Karena folat yang dikandungnya diperlukan untuk pembelahan sel yang tepat. Tanpa folat, sel-sel sistem saraf janin tidak akan membelah dengan benar. Konsumsi folat yang tidak memadai selama kehamilan telah terbukti menyebabkan berbagai cacat lahir.

Peringatan untuk Penderita Ginjal dan Gout