Nilai Gizi Ceri
- Kalori: 63 kkal
- Energi: 262 kJ
- Karbohidrat: 13,3 g
- Protein: 0,9 g
- Lemak: 0,3 g
- Air: 81,6 g
- Kolesterol: 0 mg
- Niasin: 0,3 mg
- Vitamin A: 62 µg
- Vitamin E: 0,2 mg
- Vitamin K: 10 µg
- Vitamin B1: 0,04 mg
- Vitamin B2: 0,04 mg
- Vitamin B3: 0,4 mg
- Vitamin B5: 0,2 mg
- Vitamin B6: 0,1 mg
- Biotin: 0,4 µg
- Vitamin B9 (Asam Folat): 8 µg
- Vitamin C: 15 mg
- Kalsium: 17 mg
- Besi: 0,4 mg
- Kalium: 229 mg
- Magnesium: 11 mg
- Natrium: 3 mg
- Fosfor: 20 mg
- Besi: 0,5 mg
- Seng: 0,1 mg
- Tembaga: 0,1 mg
- Mangan: 0,1 mg
- Yodium: 0,2 µg
American Institute for Cancer Research mengumumkan bahwa zat biokimia (perilalkohol) yang terkandung dalam ceri adalah senjata ampuh untuk melawan kanker. Mereka menjelaskan bahwa perillyl, sejenis alkohol yang ditemukan dalam ceri, menghambat perkembangan pembentukan tumor dalam tubuh.
Selain itu, zat antioksidan alami yang disebut antosianin yang secara alami ada dalam ceri juga mencegah zat beracun yang terbentuk dalam tubuh merusak pembentukan tumor akibat interaksi. Dr. Michael Gould (Madison) dari Fakultas Kedokteran Wisconsin Institute, yang menyatakan bahwa ceri efektif terutama pada jenis kanker seperti payudara, kulit, lambung, prostat, paru-paru, dan hati, mengatakan, "Strukturnya yang berserat dan kaya akan kalium sudah menjadikan ceri salah satu makanan paling sehat. Sekarang terbukti bahwa ceri juga merupakan penolong besar dalam memerangi kanker."
Institute tersebut mengatakan bahwa makan sayur dan buah setidaknya lima kali sehari sangat efektif dalam memerangi masalah kesehatan besar, dan dengan ceri, kanker dapat diatasi dengan sehat. Universitas San Diego telah menentukan bahwa ceri sangat bermanfaat untuk masalah kulit dan selulit.
Manfaat Ceri
- Melakukan pembuangan zat beracun yang terakumulasi dalam tubuh.
- Berguna untuk rematik dan asam urat. Memungkinkan pembuangan garam urat dan asam urat dari tubuh.
- Salah satu manfaat ceri adalah sifat pembersih hati dan empedu.
- Jus ceri yang dioleskan pada kulit membantu membersihkan noda.
- Termasuk manfaat ceri adalah baik untuk luka dan peradangan di lambung.
- Antosianin yang ditemukan dalam ceri menunjukkan efek mengurangi nyeri dan peradangan.
- Mengandung melatonin yang memiliki peran penting dalam fungsi sistem kekebalan tubuh.
- Antosianin dalam ceri memiliki sifat pereda nyeri yang lebih kuat daripada aspirin.
- Manfaat ceri lainnya adalah membersihkan darah.
- Memperkuat tubuh terhadap penyakit.
- Penggunaannya untuk masalah sembelit termasuk manfaat ceri.
Manfaat Tangkai Ceri
Tangkai ceri bermanfaat untuk banyak penyakit. Yang terpenting di antaranya adalah kelebihan asam urat. Membantu menurunkan berat badan. Merupakan makanan pendukung yang meningkatkan buang air kecil, mengatur usus, dan memberikan kekuatan.
- Membantu membuang zat berbahaya yang terakumulasi di ginjal.
- Membersihkan darah.
- Nikriz (serangan gout akut), rematik, pengerasan pembuluh darah, dan pengapuran sendi.
- Pembengkakan hati.
- Mengembalikan aliran empedu menjadi normal.
- Memperkuat saraf.
- Meningkatkan daya tahan tubuh.
- Mencegah jerawat.
- Menghilangkan dahaga.
- Membantu menurunkan berat badan.
- Sifat detoksifikasi dan mempermudah sirkulasi termasuk manfaat tangkai ceri.
- Kur tangkai ceri kering bermanfaat untuk edema selama periode menstruasi.
Penggunaan Tangkai Ceri: Tangkai ceri dibersihkan, segenggam dimasukkan ke dalam secangkir air mendidih, ditunggu 20 menit, lalu diminum satu cangkir tiga kali sehari. Untuk jerawat, wajah banyak dikompres dengan air ini.