Asam folat (Vitamin B9), yang sangat penting untuk rambut, kulit, dan kuku yang sehat serta untuk kehamilan, adalah vitamin larut air dari golongan B. Seringkali disebut sebagai asam folat atau folat. Kedua istilah ini berbeda: asam folat adalah bentuk vitamin yang paling stabil dan ditemukan dalam obat-obatan serta makanan olahan. Folat adalah bentuknya yang ditemukan dalam bahan alami.
Folat atau asam folat berperan dalam tubuh terutama dalam pembuatan DNA. Selain itu, diketahui juga terlibat dalam metabolisme beberapa asam amino.
Asam folat; adalah vitamin dari golongan B yang efektif dalam pembentukan blok pembangun sel, sel darah merah, dan jaringan saraf. Dinamai demikian karena banyak ditemukan di daun hijau; karena dalam bahasa Latin folum berarti daun. Asam folat memainkan peran vital dalam fungsi sistem saraf pusat.
Penyebab Kekurangan Folat
Dalam beberapa kondisi, kekurangan folat dapat muncul dalam tubuh. Kondisi yang paling dikenal adalah alkoholisme; alkohol menghambat penyerapan folat sehingga menyebabkan kekurangan. Asupan yang tidak mencukupi melalui makanan juga merupakan penyebab kekurangan lainnya. Dalam kondisi di mana tingkat pembelahan sel tinggi, seperti kehamilan atau kanker, kebutuhan tubuh akan folat meningkat sehingga defisiensi dapat terjadi. Kekurangan juga sering terlihat pada masa menopause dan penggunaan pil KB.
Jika Ada Kekurangan Asam Folat dalam Tubuh...
Kekurangan asam folat ringan cukup umum di masyarakat. Kasus kekurangan yang lebih berat ditemukan pada anemia. Mereka yang kekurangan asam folat atau vitamin B12 pada akhirnya akan menjadi anemia. Gejala anemia; kelesuan, kelelahan, sesak napas saat beraktivitas, pucat pada kulit dan mukosa. Meskipun diketahui bahwa pecah-pecah di sudut mulut berasal dari kekurangan asam folat, ini juga bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi, B2, atau B6. Pada kekurangan asam folat, lidah terasa sakit dan merah; halus seolah-olah papilanya hilang. Pada kekurangan ringan, seseorang mungkin mengalami depresi; pada kekurangan yang lebih berat, saraf dapat rusak dan neuropati perifer dapat terjadi.
Pentingnya Asam Folat dalam Kehamilan
Salah satu temuan paling menarik dalam beberapa tahun terakhir adalah peran pencegahan asam folat dalam penyakit yang disebut spina bifida. Spina bifida adalah kondisi di mana tulang belakang janin dalam kandungan tidak berkembang dengan baik, yang mengakibatkan kerusakan pada sistem saraf. Pentingnya asam folat selama kehamilan berasal dari kemampuannya menurunkan risiko melahirkan anak dengan cacat yang berkaitan dengan sistem sumsum tulang belakang dan otak. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan agar seorang wanita mengonsumsi 400-800 mcg asam folat per hari selama kehamilan. Jika embrio tidak mendapatkan cukup asam folat antara minggu kedua dan kedua belas kehamilan, risiko gangguan perkembangan bawaan dapat meningkat. Poin penting yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa asam folat tidak disimpan dalam tubuh. Jadi perlu dikonsumsi setiap hari.
Dari Mana Mendapatkan Asam Folat?
Makanan utama yang mengandung folat adalah: sayuran hijau berdaun banyak, ragi bir, hati, ginjal, telur, adas, zaitun hijau, okra, biji-bijian utuh, kenari, almond, hazelnut, kacang tanah, lentil, bayam, alfalfa, ganggang biru-hijau, peterseli, mint, kacang kering (kacang-kacangan) dan makanan berbiji, buah jeruk, kurma, dan kiwi. Kadar tertinggi ditemukan dalam telur ikan dan kaviar asli.
- Terong, alpukat, dan okra
- Buah jeruk seperti jeruk, jeruk keprok, pisang, kiwi, jeruk bali
- Melon, semangka, kurma
- Kacang-kacangan, kacang polong
- Sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, swiss chard
- Hazelnut
- Hati dan ikan
Saat ini, beberapa bahan makanan yang dijual di pasar telah diperkaya dengan asam folat. Kebutuhan asam folat juga dapat dipenuhi melalui preparat multivitamin. Kandungan asam folat beberapa bahan makanan adalah sebagai berikut:
| Makanan | Porsi | Folat (mcg) |
|---|---|---|
| Jus jeruk | 1 gelas | 82 |
| Bayam | 1 porsi | 131 |
| Okra | 1 porsi | 200 |
| Swiss chard | 1 porsi | 150 |
| Asparagus | 1 porsi | 131 |
| Lentil | 1 porsi | 179 |
| Kacang-kacangan | 1 porsi | 141 |
| Roti (putih) | 1 iris | 20 |
(Beberapa makanan dengan kadar asam folat tinggi tidak digunakan selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter spesialis Anda.)
Berapa Banyak yang Harus Dikonsumsi?
Mulai usia 12 tahun, kebutuhan asam folat harian untuk pria dan wanita adalah 0,4 miligram. Ini terutama penting bagi wanita usia subur. Wanita hamil perlu mengonsumsi 400-800 mikrogram asam folat per hari. Meskipun tidak memiliki efek toksik, tidak disarankan mengonsumsi lebih dari 1 miligram asam folat per hari.