Kacang tanah mengandung 13 kelompok vitamin berbeda; termasuk vitamin A, B, C, dan E serta vitamin golongan B seperti niasin dan tiamin. Dengan kandungan 26 mineral esensial, ia merupakan makanan yang cukup kuat untuk dikonsumsi sendiri. Berkat unsur-unsur seperti kalsium, protein, zat besi, seng, magnesium, kalium, dan boron, ia mendukung perkembangan mental, memperkuat tulang anak-anak dalam masa pertumbuhan. "Kacang tanah" juga dikenal dengan nama kacang dunia, kacang ercis tanah, dan kacang ercis monyet.

Manfaat

  • Memperkuat tulang dan otot.
  • Berguna untuk kesehatan jantung; menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
  • Berkat kandungan vitamin E dan serat, ia termasuk makanan pelindung terhadap kanker.
  • Mempermudah belajar, menghilangkan kelelahan mental.
  • Berguna bagi penderita diabetes dengan menyeimbangkan kadar gula dalam darah.
  • Karena mengandung seng, ia memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menunjukkan efek protektif terhadap flu.
  • Magnesium (276 mg/100 gr) memelihara jaringan tulang dan saraf, mengatur kerja otot dan detak jantung.
  • Kalium memiliki sifat menurunkan tekanan darah; menunjukkan efek positif pada gagal jantung, penyakit ginjal, dan masalah hati.
  • Kandungan selenium melindungi tubuh dari berbagai penyakit, mencegah perkembangan diabetes, meningkatkan resistensi terhadap kanker.
  • Kandungan boron memelihara rambut, menghentikan kerontokan; juga berguna untuk nyeri sendi.
  • Mengandung resveratrol; membantu menjaga tubuh tetap bugar dan muda terhadap penyakit psoriasis, penuaan, dan pembentukan kanker.
  • Berguna pada penyakit hemofilia (kelainan pembekuan darah); mencegah kehilangan darah berlebihan pada wanita selama masa menstruasi dan juga efektif untuk mimisan.
  • Jika dihancurkan dan dimakan dicampur dengan susu kambing, ia memperkuat sistem kekebalan tubuh; berguna untuk kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan, memiliki sifat protektif terhadap infeksi TBC dan hepatitis.
  • Meningkatkan kekuatan seksual.
  • Memiliki nilai gizi yang komprehensif sehingga dapat menggantikan camilan sendiri.

Catatan: Dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang; konsumsi berlebihan menyebabkan gangguan pencernaan. Kacang tanah yang disangrai tidak memiliki manfaat kesehatan.

Nilai Gizi (100 gr)

Zat GiziJumlah
Protein25,80 g
Lemak49,24 g
Karbohidrat16,13 g
Serat8,5 g
Air6,50 g
Kalsium93 mg
Zat Besi4,58 mg
Magnesium168 mg
Fosfor376 mg
Kalium705 mg
Natrium18 mg
Seng3,27 mg
Tembaga11,44 mg
Mangan1,934 mg

Saran Penggunaan Khusus

Untuk TBC (tuberkulosis), hepatitis, sirosis, dan kerontokan rambut: 50 gram kacang tanah harus dicampur dengan susu kambing dan dimakan sebagai suplemen makanan harian. Juga bermanfaat untuk uban dini pada rambut. Mereka yang tidak dapat menemukan susu kambing segar dapat menggunakan keju kambing yang telah direndam semalaman dan garamnya dihilangkan (seukuran kotak korek api). Dapat digunakan dengan cara ini juga untuk bayi di atas 6 bulan. Ibu menyusui dapat memakan hingga 60 gram.

Untuk luka lambung: 50 gram kacang tanah yang dihancurkan dan 12 butir kacang pinus yang dihancurkan harus dimakan bersama. Dapat juga dikonsumsi dengan dicampur yogurt.

Untuk gastritis, mulas, dan asam lambung: Konsumsi rutin bermanfaat.

Pantau apakah Anda memiliki alergi terhadap kacang tanah. Untuk penggunaan harian, 50 gram sudah cukup untuk orang dewasa.