Minyak biji labu, dengan kandungan vitamin E yang tinggi, adalah minyak anti-penuaan nomor satu yang dipilih oleh majalah kesehatan terkemuka di Eropa. Hingga saat ini, minyak gandum, biji bunga matahari, jojoba, jagung, dan minyak zaitun diklaim mengandung vitamin E yang tinggi; padahal minyak biji labu mengandung vitamin E empat kali lebih banyak daripada minyak zaitun. Sebelum produsen produk kosmetik generasi baru mulai menggunakan minyak ini dan menjual krim mahal kepada Anda, beli dan gunakan sendiri.

Manfaat

  • Sumber alami mineral organik, selenium, dan seng.
  • Kaya akan fitoestrogen; sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut. Sangat cocok untuk kulit dan rambut kering selama masa menopause.
  • Membentuk campuran sempurna dengan minyak aprikot sumber vitamin A dan minyak rosehip atau delima yang kaya vitamin C.
  • Dengan rasam asam linoleat tinggi dan asam lemak tidak berbahaya, merupakan pelindung sistem kekebalan tubuh yang sempurna.
  • Vitamin E bersifat melindungi dari kanker dan meregenerasi sel; lemak dalam biji labu mencegah pembentukan kanker prostat. (Catatan: Penderita kanker tidak boleh menggunakan vitamin E.)
  • Baik untuk sariawan, psoriasis, kelelahan, lemas, gatal, dan alergi.
  • Vitamin E telah menjadi subjek artikel ilmiah yang menunjukkan efek lebih positif daripada obat depresi.
  • Penggunaannya dalam salad direkomendasikan oleh pusat penelitian kanker.
  • Untuk mereka yang mengalami gangguan konsentrasi dan kurang fokus, oatmeal, keju, dan biji labu saat sarapan pagi sangat ideal.
  • Dengan vitamin E tinggi, fitoestrogen, dan efek musilase, merupakan produk anti-penuaan sejati untuk kerutan kulit dan rambut.
  • Melindungi tubuh dari radikal bebas, memperkuat sistem kekebalan; anti-inflamasi dan detoksifikasi.

100 gram biji labu tanpa panggang mengandung 60 mg vitamin E.

Formula Ajaib

Untuk mereka yang rambutnya rontok, kulitnya kering, dan ingin awet muda:

  • 1 mangkuk biji labu yang sudah dikupas
  • 1/3 keju parmesan atau keju kambing tanpa garam
  • 1/2 kulit lemon
  • 2 sendok teh air lemon
  • 1/2 cangkir minyak biji labu yang tidak dimurnikan (minyak yang dimurnikan tidak memiliki nilai vitamin dan mineral)

Haluskan bahan-bahan dalam food processor hingga mencapai konsistensi yang bisa dioleskan pada roti. Campuran yang sudah disiapkan dapat bertahan hingga dua minggu di lemari es dalam wadah tertutup tanpa rusak. Oleskan pada sepotong roti tinggi serat saat sarapan pagi, dan nikmati dengan tomat di sampingnya.