Passiflora; juga disebut sebagai markisa, çarkıfelek, maruçya, maracuja, buah passion, dan buah cinta.
Ciri-ciri dan Sejarah
- Nama Latin: Passion flower
- Nama Jerman: Passions Blume
- Nama Lain: Bunga kincir, Bunga jam, Çarkıfelek
- Komposisi yang Diketahui: Alkaloid yang disebut harmin, harmol, harman, dan passiflora; zat lain seperti flavon, glikosida, dan sterol.
Tumbuh di Amerika; ada 400 varietas di dunia. Di Turki, dibudidayakan sebagai tanaman hias di beberapa daerah. Menyukai tempat teduh dan lembab di dasar dinding. Bunganya yang mencolok berbentuk roda yang mekar di musim panas berwarna lembayung muda, merah muda atau merah dan besar. Tanaman diperbanyak dengan biji atau stek batang. Buah dari beberapa spesies dapat dimakan mentah, dan juga digunakan dalam pembuatan minuman dan sirup.
Penyakit yang Disarankan
Ini adalah tanaman yang digunakan untuk membantu melawan insomnia. Juga memiliki efek menenangkan saraf; menghilangkan ketegangan dan kecemasan yang dialami seseorang. Ini meredakan kejang saraf dalam kondisi seperti penyakit Parkinson dan histeria. Juga menenangkan untuk nyeri saraf seperti penyakit herpes zoster. Sifat terpentingnya adalah mengurangi ketakutan dan memastikan tidur nyenyak. Menurunkan tekanan darah, meningkatkan kekuatan seksual, dan digunakan untuk masalah seksual.
Cara Penggunaan dan Dosis
Dapat digunakan dalam bentuk teh, tingtur cair, sirup, atau ekstrak padat. Buah passiflora dapat dimakan utuh mentah bersama bijinya. Digunakan dalam es krim dan makanan penutup; sirup dan koktailnya juga dibuat dengan buah tropis.
Untuk menyiapkan teh, 1 sendok teh daun kering dituangi 1 gelas air mendidih dan diinfuskan tanpa direbus selama 15 menit. Untuk menghilangkan insomnia, diminum satu gelas sebelum tidur di malam hari, dan untuk memberikan relaksasi dan menghilangkan keluhan lainnya, diminum dua gelas sehari.
Tempat Tumbuh
Passiflora adalah buah yang berasal khususnya dari Brasil selatan dan Argentina utara. Asal usul markisa berkulit kuning tidak diketahui secara pasti; namun diyakini bahwa markisa ungu berubah menjadi berkulit kuning di geografi ini selama periode adaptasi bertahun-tahun di sekitar Australia.
Banyak markisa di Hawaii berasal dari Australia dan pertama kali mulai dibudidayakan di kebun rumah pada tahun 1880. Penanamannya di Hawaii adalah pada awal 1930-an. Markisa yang mulai dibudidayakan di Kenya pada tahun 1933 mencapai kapasitas produksi 2000 ton di Afrika Selatan pada tahun 1947.
Markisa yang diimpor ke negara kami adalah yang berkulit ungu. Markisa berkulit ungu lebih kaya akan vitamin dan mineral.
Nilai Gizi
Passiflora adalah buah yang kaya akan vitamin C, B1, B2, B5 serta Kalsium, Fosfor, dan Protein. Juga mengandung alkaloid yang disebut harmin, harmol, harman, dan passiflora; zat seperti flavon, glikosida, dan sterol.
Anda bisa memakan seluruh passiflora mentah bersama bijinya. Dapat digunakan dalam jus buah, koktail, makanan penutup, es krim, dan salad buah; juga dapat dikonsumsi sebagai hiasan di samping makanan Anda untuk memberikan aroma dan rasa yang enak.
Kondisi Penyimpanan
Passiflora harus disimpan pada kelembaban 85%–90%. Buah matang dapat disimpan pada suhu 7°C selama 1 minggu.
Nilai Gizi 100 gr. Passiflora
- Energi: 90 kkal
- Kelembaban: 75,1 g
- Lemak: 0,7 g
- Karbohidrat: 21,2 g
- Abu: 0,8 g
- Total Lemak: 13,8 g
- Asam Lemak Jenuh: 2,2 g
- Kalsium: 13 mg
- Fosfor: 64 mg
- Besi: 1,6 mg
- Natrium: 28 mg
- Kalium: 348 mg
- Vitamin A: 700 IU
- Vitamin B2: 0,13 mg
- Asam Nikotinat: 1,5 mg
- Asam Askorbat: 30 mg
Di negara-negara Eropa, buahnya dijual sangat luas; di negara kami juga mulai dijual di supermarket besar.