Jika Anda mencari solusi permanen untuk rambut rontok, pertumbuhan tinggi badan, dan uban di rambut, tahukah Anda bahwa gandum, sumber nutrisi dasar kita, dapat dengan mudah dikecambahkan di rumah? Rumput gandum dan jusnya memperkuat sistem kekebalan tubuh, memperbarui sel, dan menonjol sebagai minuman penyembuh.

Komposisi kimia jus rumput gandum sangat mirip dengan darah. Kandungannya mengandung klorofil, yang memiliki sifat pembersihan antiseptik, sebesar 70%. Rumput gandum, yang merupakan sumber protein dan beta-karoten yang sangat baik, juga mengandung laetril (vitamin B17), salah satu zat anti-kanker terkuat di alam. Ilmuwan Jepang Nagivara telah menemukan enzim dan asam amino dalam rumput gandum segar yang menetralkan kerusakan yang disebabkan oleh zat karsinogenik pada tubuh.

Manfaat

  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Melindungi dari kanker; menetralkan racun dalam darah.
  • Memperbaiki kerusakan pada sistem kardiovaskular.
  • Membersihkan darah; melebarkan pembuluh darah.
  • Berkat kandungan silikanya, bermanfaat untuk rambut rontok dan masalah kulit.
  • Fosfor bermanfaat untuk kesehatan mata.
  • Vitamin B menunjukkan efek pereda nyeri pada penyakit saraf; meningkatkan kemampuan mengatasi stres.
  • Kandungan magnesium efektif untuk nyeri otot dan kram.
  • Vitamin A dengan sifat memperbarui sel mendukung kesehatan kulit dan kuku; jusnya juga bisa diaplikasikan sebagai masker.
  • Vitamin B12 diperlukan dalam semua penyakit, masa pertumbuhan, dan pola makan vegetarian.
  • Mendukung proses pembaruan sel dan penurunan berat badan.
  • Baik untuk kelelahan, kelemahan, penyakit kardiovaskular, dan penuaan.
  • Efektif untuk anak-anak yang sedang berkembang dan remaja yang ingin menambah tinggi badan.

Dianjurkan oleh semua ilmuwan untuk melakukan terapi rumput gandum selama sepuluh hari, setidaknya dua kali setahun.

Nilai Gizi (100 gr)

Mineral: 250 mg fluor, 1100 mg fosfor, 450 mg magnesium, 300 mg belerang, 400 mg kalium, 6 mg seng, 8 mg besi, 1 mg tembaga, 10 mg kobalt, 10 mg mangan, dan silikon dalam jumlah yang cukup.

Vitamin: Vitamin B1, B2, B3, B6, B12, dan A dalam jumlah banyak; vitamin C, E, dan K dalam jumlah sedikit.

Cara Penyiapan

Tanam biji gandum yang telah direndam semalaman dalam air di pot dangkal atau di kebun dan tutupi dengan tanah. Potong rumput dengan gunting 1 cm dari atas saat mencapai tinggi 10-15 cm; mereka akan tumbuh kembali setelah dipotong. Anda bisa menambahkannya ke salad Anda setiap hari atau menggilingnya dengan food processor dan menggunakan jusnya. Karena rumput siap pakai di supermarket mungkin mengandung aditif perangsang pertumbuhan, menyiapkannya sendiri di rumah lebih mudah dan lebih sehat.

Mengonsumsi biji gandum utuh dengan cara merendamnya di lingkungan lembab selama beberapa hari dan menumbuhkannya juga sangat bermanfaat; dengan cara ini Anda memanfaatkan baik kulitnya yang berharga maupun bagian bernutrisi tinggi yang disebut lembaga.

Untuk Menambah Tinggi Badan

Cuci gandum, masukkan ke dalam wadah dan tambahkan air hingga biji-bijian terendam. Tambahkan air secukupnya untuk menutupinya saat air berkurang. Setelah 48 jam, tiriskan dan sebarkan di wadah yang tidak terlalu dalam; tambahkan air hingga setengah biji terbuka. Mereka akan berkecambah setelah satu atau dua hari. Hancurkan kecambah baru yang kekuningan ini dan campur rata dengan susu untuk memanfaatkan nilai gizi lembaganya; ideal untuk pertumbuhan dan menambah tinggi badan.

Masker Rambut

Agar menembus rambut dengan lebih baik, rambut harus bersih dan kering. Jus rumput gandum dicampur dengan 1 sendok teh minyak jintan hitam dan dipijat ke kulit kepala; mencegah kerontokan dan uban. Oleskan jusnya sekitar setengah gelas teh (sesuaikan jumlahnya dengan kepadatan rambut) secara bertahap: mulai dari bagian depan kepala, lanjutkan ke belakang, lalu kembali ke depan. Menambahkan 5-6 tetes minyak jintan hitam ke jus rumput gandum yang akan Anda minum juga bermanfaat untuk kecantikan dari dalam.

Dosis Penggunaan

Konsumsi rumput gandum saat masih segar; jika dimasak, ia kehilangan semua nilainya. Untuk menjaga kesehatan, 2-8 sendok makan per hari sudah cukup. Untuk tujuan pengobatan, dosis harian dapat ditingkatkan hingga 8-16 sendok makan; dosis ini harus dibagi dan dikonsumsi sepanjang hari.