KANKER-PENURUNAN BERAT BADAN- DIABETES- KESEHATAN Cabai adalah sumber kesehatan yang lengkap. Tersedia dalam warna hijau, merah, dan kuning. Bagi yang sedang diet, penderita diabetes dan penyakit ginjal disarankan cabai hijau manis. Kandungan protein dan karbohidrat cabai merah jauh lebih tinggi daripada cabai hijau. Kandungan asam folat cabai hijau lebih rendah daripada cabai merah, sedangkan kandungan zat besinya lebih tinggi. (Asam folat seperti 12-28 iu) Kandungan B3 cabai hijau 330 iu, cabai merah 1660 iu. Informasi tambahan bagi penderita asam urat.

Ada banyak penelitian ilmiah tentang cabai merah pedas yang melindungi dari kanker dan membantu menurunkan berat badan. Dalam uji klinis, pil cabai telah diamati membantu menurunkan berat badan. Namun, disebutkan bahwa uji coba ini tidak memadai dan obat-obatan ini juga berbahaya. Pada orang yang menggunakan pil cabai pedas, secara klinis ditemukan bahwa setelah 6 minggu pun mulai terbentuk luka di lambung. Apa pun yang kita makan dan minum akan melewati lambung. Musim semi akan tiba, jika Anda berencana menghilangkan kelebihan berat badan dengan menggunakan cabai pedas atau pil cabai pedas, ingatlah pentingnya kesehatan lambung Anda. Sebelum tahun 1970 di Jerman, penyakit tukak lambung sama sekali tidak dikenal, sehingga di masyarakat nama tukak adalah "penyakit Turki". Orang Jerman belum pernah makan cabai pedas dan makanan pedas sebelum mengenal rasa pedas. Setelah mengenalnya, tukak dan kanker lambung menjadi penyakit yang sering ditemukan pada orang Jerman. Untuk mencegah kanker, cabai pedas tidak boleh dikonsumsi dalam dosis berlebihan. Dosis yang dianjurkan adalah satu sendok teh per hari. (pasta cabai) Jika lambung Anda kuat. Cabai merah memiliki sifat antioksidan yang tinggi. Merupakan sumber likopen yang memperlambat penuaan. Mengandung banyak vitamin dan mineral berharga. Mengandung flavonoid, minyak esensial, beta-karoten, vitamin C, E, K dan vitamin B dalam kadar tinggi, serta asam amino esensial dan mineral. Semua efek ini juga terdapat pada cabai hijau. Nilai gizi cabai merah manis kira-kira sama dengan nilai gizi cabai pedas. Kandungan kalsium cabai hijau berkisar antara 10-22 mg, sedangkan pada cabai merah berkisar antara 12-58 mg. Pada pengukuran di bawah ini, nilai kalsiumnya disebutkan terlalu tinggi. Menurut hasil penelitian, 100 gram cabai merah kering memberikan energi 318 kalori bagi tubuh. Selain itu, terdapat 148 miligram kalsium, 76 miligram vitamin C (340 miligram pada cabai segar), 8,1 gram air, 2.014 miligram kalium, 41.610 miligram vitamin A, 12 gram protein, 293 miligram fosfor, 15 miligram vitamin B3, 17,3 gram lemak, 152 miligram magnesium, 2 miligram vitamin B2, 56,9 gram karbohidrat, 30 miligram natrium, 1 miligram vitamin B1, 24,9 miligram serat, 8 miligram zat besi, serta senyawa organik seperti rasa pedas dan pigmen warna.

Manfaat Cabai Merah Pedas Cabai merah yang dikonsumsi kering maupun segar menunjukkan efek serius bagi kesehatan. Zat yang diperoleh dari cabai, yaitu capsaicin, memiliki banyak efek berbeda pada tubuh. Zat pedas utama pada cabai, kapsaisin, telah menunjukkan efek antitumor pada banyak jenis sel. Spesies Capsicum yang kekurangan capsaicin memiliki efek terapeutik yang lebih rendah.

Manfaat Cabai Merah Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nottingham University, cabai merah pedas memiliki sifat menghancurkan sel kanker. Kapsaisin dalam cabai merah pedas memicu kematian sel kanker dan tidak merusak sel sehat. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, ditemukan efek capsaicin dalam menghancurkan sel kanker prostat. Artikel tentang efek capsaicin pada sel kanker hati telah diterbitkan dalam jurnal Cellular & Molecular Biology Letters. Cabai merah pedas memiliki efek menenangkan terhadap peradangan dan nyeri sendi. Dalam sebuah studi, capsaicin disuntikkan kepada penderita nyeri sendi berat dan rasa sakit pasien banyak berkurang. Sebuah perusahaan farmasi juga mulai mengembangkan obat bernama ALGR X4975 dengan menggunakan zat capsaicin yang memberi rasa pedas pada cabai merah. Memiliki sifat mengatur asam lambung dan mempermudah pencernaan. Memiliki efek menurunkan kolesterol. Dalam eksperimen, capsaicin menunjukkan efek positif pada kadar lipid darah. Memberi efek positif pada peredaran darah. Bersifat membunuh kuman. Zat karotenoid merah dalam cabai memiliki efek mencegah kanker. Cabai merah juga kaya vitamin C. Kadar vitamin C-nya lebih tinggi daripada lemon. Cabai merah memiliki vitamin C dua kali lebih banyak daripada cabai hijau. Membuka selera makan. Meningkatkan keringat. Memiliki efek afrodisiak. Membuat tubuh lebih tahan terhadap penyakit menular. Sifat pereda nyeri termasuk di antara manfaat cabai. Merangsang produksi air liur. Pada sakit tenggorokan, berkumur dengan air cabai pedas bermanfaat. Membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan laju metabolisme basal. Zat kapsaisin yang banyak terdapat dalam cabai merah dan memberikan rasa pedas pada cabai, merangsang reseptor pedas di mulut secara kuat sehingga tubuh mulai mengeluarkan hormon endorfin untuk meredakan rasa sakit. Hormon ini menimbulkan rasa bahagia pada manusia. Cabai bubuk merah dan pasta cabai harus disimpan di kulkas.