Ada beberapa mineral dan unsur yang bisa kita sebut sebagai esensial bagi tubuh kita. Belerang adalah salah satunya. Seperti halnya segala sesuatu yang berlebihan, kelebihan belerang juga berbahaya bagi kesehatan manusia.

Manfaat Belerang

Kekurangan belerang dapat menyebabkan infeksi, kelemahan, keterlambatan pertumbuhan, lekas marah, eksim, gatal-gatal, jerawat, infeksi pada kuku, rambut dan kulit, serta diabetes. Belerang melindungi tubuh dari penyakit infeksi. Makanan yang mengandung belerang meningkatkan produksi insulin. Berkontribusi pada fungsi sehat sistem pernapasan dan menjaga keseimbangan oksigen tubuh. Mendukung fungsi otak yang sehat.

  • Diperlukan untuk kesehatan rambut, kuku, dan kulit.
  • Mencegah pembentukan ketombe dan uban dini pada rambut.
  • Bersifat protektif terhadap gangguan alergi.
  • Digunakan dalam pengobatan penyakit kulit seperti kudis dan eksim.
  • Membantu fungsi teratur hati dan meningkatkan sekresi empedu.
  • Membantu pemanfaatan vitamin B.
  • Memiliki efek membunuh beberapa bakteri berbahaya.
  • Juga dapat dikatakan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Untuk memenuhi kebutuhan belerang tubuh, jumlah belerang harian yang perlu dikonsumsi rata-rata sekitar 900 mg.

Meskipun kekurangan belerang adalah kondisi yang jarang, ketika belerang tidak cukup terdapat dalam tubuh, terlihat kelemahan pada rambut dan pucat pada kulit, serta muncul ketombe. Manfaat bawang merah, bawang putih, dan makanan sejenisnya bagi rambut adalah karena kandungan belerangnya.

Bahaya Belerang

Bahaya dari konsumsi belerang berlebihan. Belerang berlebihan merusak ginjal. Tubuh manusia menunjukkan gejala seperti sakit kepala, rasa terbakar di tenggorokan dan perut, muntah jika mengonsumsi belerang berlebihan. Selain itu, menyebabkan penyakit kulit alergi. Kelebihan belerang paling berdampak negatif pada penderita asma.

Belerang Terdapat dalam Makanan Apa Saja?

Daging merah, daging ayam dan ikan, produk susu, telur, wortel, biji bunga matahari, bawang merah, bawang merah ungu, bawang putih, seledri, mustard, zaitun, biji aprikot pahit, kenari, kacang tanah, hazelnut, pistachio, lobak, kubis, peterseli, kubis Brussel, bayam, stroberi, pisang, selada, buah-buahan kering, daun bawang, kacang polong, ara, dan kurma adalah di antara makanan yang mengandung belerang.

  • Kedelai: 580 mg
  • Kenari: 790 mg
  • Biji Bunga Matahari: 490 mg
  • Daging: sekitar 530 mg
  • Hati: 630 mg
  • Ikan: 800 mg
  • Keju: 960 mg
  • Kacang Tanah: 890 mg